Binkam  

Patroli Blue Light, Polsek Bayan Sasar Tempat-tempat Yang Dinilai Rawan.

Postntb.com – Dalam rangka implementasi Program Prioritas Kapolri ”PROMOTER” Program VII Penguatan Harkamtibmas Giat Penggelaran Personil Berseragam untuk Pemeliharaan Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat secara masif dilaksanakan Polsek Bayan Polres Lombok Utara sebagaimana yang dilaksanakan oleh anggota Polsek bayan dengan Kegiatan Patroli Blue Light ditempat keramaian yang dalam hal ini dilaksanakan di Dusun Gereneng Desa Anyar Kec. Bayan guna memantau wilayah serta menghimbau masyarakat pada Senin (14-9-20) sekitar pukul 21.30 wita.

Satu regu anggota Polsek Bayan yang dipimpin oleh Kanit Sabhara menggunakan Unit Ranmor Roda 4 Dimax menyusuri wilayah Hukum yang diperkirakan daerah ramai dan diperkirakan rawan Kamtibmas. Dengan maksud untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, tidak hanya berkeliling saja, akan tetapi yang dilakukan regu tersebut adalah melaksanakan patroli dialogis, singgah dibeberapa tempat objek vital berdialog dengan Petugas Keamanan Dan warga menanyakan situasi Kamtibmas yang ada di wilayahnya.

Selain itu, Tim Patroli pun menyampaikan pesan Kamtibmas terkait Kesiapan Adaptasi kebiasaan baru saat Pandemi Virus Corona, diantaranya memberikan pemahaman keharusan menggunakan masker saat beraktifitas diluar rumah, selalu jaga jarak, sesering mungkin cuci tangan dengan sabun, secepatnya memeriksakan kesehatan mana kala kondisi badan tidak nyaman.

Tentunya himbauan tersebut disambut baik oleh masyarakat yang didatangi petugas. Kapolsek Bayan Ipda Sugi jaya menjelaskan bahwa pelaksanaan patroli akan terus digiatkan guna deteksi dini potensi kerawanan gangguan Kamtibmas khususnya selama Pandemi Covid-19 masih melanda.

“Dengan peningkatan berpatroli di wilayah rawan, diharapkan dapat mencegah para pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya, karena adanya kehadiran Polisi ditengah-tengah masyarakat yang selalu senantiasa siap siaga mengantisipasi gangguan yang ada,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.