Jelang Masa Tanam Stok Pupuk Aman, Anggota DPRD KSB Desak Pemerintah Tindak Tegas Distributor Nakal

by -1 views

Sumbawa Barat

Kanit II Reskrim Polres Sumbawa Barat dan tim gabungan lintas sektoral lingkup Pemerintah daerah setempat melakukan monitoring dan evaluasi serta pengecekan pupuk subsidi dan pestisida di sejumlah toko di beberapa kecamatan, Kamis (3/12).

Evaluasi ini dilakukan oleh pemerintah untuk menjaga kelangkaan pupuk dalam memasuki masa tanam petani dan keluhan masyarakat di beberapa wilayah yang kesulitan mendapatkan pupuk.

Dalam monitoring tersebut, tim melakukan pengecekan di sejumlah kecamatan yaitu BrangRea dan Taliwang. Pengecekan dilakukan di toko-toko yang menjual dan menyediakan pupuk subsidi dan pestisida.

“Kami melakukan monitoring di sejumlah toko yang menjual pupuk di dua kecamatan, dan hasilnya pupuk cukup aman,” ungkap Kanit II melalui Paur Humas Polres Sumbawa Barat, Paur Subbag Humas Polres Sumbawa Barat Edi Sobandi Adireja S.Sosdi Taliwang, Jumat.

Toko-toko yang didatangi tim gabungan adalah UD Dwi Tita yang ada di Desa Tepas Sepakat dan UD Lang Paser Desa Sapugara Bree Kecamatan Brang Rea. Dua toko ini stok pupuk masih aman.

Tim juga melakukan pengecekan di dua toko yang ada di Kecamatan Taliwang yaitu UD Nabila Dusun Jorok Tiram Desa Batu Putih dan UD Reni Kelurahan Telaga Bertong Kecamatan Taliwang dengan hasil pupuk masih aman dan tersedia.

Keluhan masyarakat akan kelangkaan pupuk terjadi di Desa Talonang Baru Kecamatan Sekongkang. Keluhan itu disampaikan oleh masyarakat setempat kepada anggota komisi III DPRD Sumbawa Barat Abidin Nazar saat dirinya berkunjung ke desa tersebut pada Rabu (2/12).

Dalam kunjungan itu, para petani jagung setempat mengeluhkan kesulitan mendapatkan pupuk dalam musim tanam seperti saat ini.

Diketahui bersama desa talonang baru sebagai desa penghasil jagung terbesar di Sumbawa Barat sehingga menurutnya pemerintah harus segera memberi solusi kepada petani.

“Pemerintah daerah melalui dinas terkait harus segera memberikan perhatian khusus kepada petani – petani agar ketersedian pupuk tidak menjadi masalah, saat ini petani sangat sulit mendapatkan pupuk, ini harus menjadi perhatian serius dinas terkait,” ujuarnya.

Lebih lanjut Politisi Partai PKS itu mengingatkan, bahwa perlunya ada tindakan tegas kepada pihak-pihak distributor nakal yang ada di Sumbawa Barat.

“Karna ini yang harus lebih diperhatikan lagi oleh pemerintah daerah yaitu bagaimana cara memulihkan ekonomi paska pandemi covid 19,”pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.